Laporan
Laporan dibuat dari transaksi yang sudah Anda catat, tanpa input tambahan. Halaman ini menjelaskan laporan yang tersedia, mana yang termasuk paket Bisnis dan mana yang khusus paket Eksekutif, dan hal yang perlu diketahui saat membacanya.
1. Laporan yang tersedia
Buka menu Laporan (izin Laporan (lihat)). Laporan berlaku untuk seluruh perusahaan, yaitu semua cabang digabung, kecuali Laba rugi per cabang yang membandingkan cabang (bagian 5) dan beberapa laporan yang punya filter cabang. Laporan paket Eksekutif ditandai lencana Eksekutif di daftar.
Neraca
- Isinya
- Aset, liabilitas, dan ekuitas per tanggal tertentu.
- Paket
- Bisnis
Laba Rugi
- Isinya
- Pendapatan dan beban pada rentang tanggal, sampai laba kotor, laba operasi, dan laba bersih.
- Paket
- Bisnis
Per Kategori
- Isinya
- Beban dan Pendapatan Lain dijumlah per kategori pada rentang tanggal.
- Paket
- Bisnis
Saldo Per Kategori
- Isinya
- Saldo awal, bertambah, berkurang, dan saldo akhir Utang Lain dan Piutang Lain per kategori.
- Paket
- Bisnis
Buku Besar
- Isinya
- Mutasi satu akun dengan saldo awal dan saldo berjalan.
- Paket
- Eksekutif
Neraca Saldo
- Isinya
- Total debit dan kredit tiap akun per tanggal.
- Paket
- Eksekutif
Arus Kas
- Isinya
- Uang masuk dan keluar menurut kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan.
- Paket
- Eksekutif
Perubahan Ekuitas
- Isinya
- Saldo awal ekuitas, pergerakan modal, dan laba sampai saldo akhir.
- Paket
- Eksekutif
Laba rugi per cabang
- Isinya
- Laba rugi tiap cabang berdampingan, plus tampilan bulan x cabang (bagian 5).
- Paket
- Bisnis
Rekap Pajak per Masa
- Isinya
- PPN, PPh 23, PPh 21, setoran, dan buku besar akun pajak untuk satu bulan (dibahas di bagian Pajak).
- Paket
- Bisnis
Ringkasan shift kasir
- Isinya
- Selisih kas, jumlah shift, per cabang, kasir, dan metode pembayaran (dibahas di bagian Shift kasir pada Transaksi harian).
- Paket
- Bisnis
2. Membuka dan mengekspor laporan
- Buka Laporan, lalu pilih laporan yang diinginkan.
- Pilih tanggalnya: Per Tanggal untuk Neraca dan Neraca Saldo, atau Tanggal Mulai dan Tanggal Selesai untuk laporan yang mencakup rentang. Klik Terapkan.
- Klik Ekspor PDF atau Ekspor Excel untuk mengunduh laporan dengan judul dan kolom yang sama dengan layar.
3. Neraca dan Laba Rugi
- Neraca menampilkan penanda Seimbang bila total aset sama dengan total liabilitas ditambah ekuitas. Di ekuitas ada baris laba berjalan: laba yang belum dipindahkan ke Laba Ditahan lewat tutup buku.
- Laba Rugi menghitung pendapatan, harga pokok, beban, serta pendapatan dan beban lain pada rentang yang dipilih. Jurnal penutup periode tidak ikut dihitung, jadi angka aktivitas tetap terlihat walau periodenya sudah ditutup.
- Akun yang mengurangi kelompoknya, seperti akumulasi penyusutan, potongan penjualan, prive, dan saham treasuri, otomatis dikurangkan, bukan ditambahkan.
4. Per Kategori dan Saldo Per Kategori
Dua laporan ini dibuat untuk transaksi yang memakai kategori: Kas Keluar, Kas Masuk, Piutang, dan Utang.
- Per Kategori menjumlahkan Beban dan Pendapatan Lain. Kolomnya Kategori, Akun, Dokumen, Entri Jadwal, dan Jumlah. Nilainya adalah nilai baris tanpa PPN dan sebelum PPh dipotong. Baris Tanpa kategori memuat dokumen lama yang memakai akun langsung.
- Entri Jadwal menghitung periode Jadwal Pengakuan yang sudah diposting pada rentang yang dipilih.
- Saldo Per Kategori menampilkan Saldo Awal, Bertambah, Berkurang, dan Saldo Akhir untuk Utang Lain dan Piutang Lain. Pinjaman diterima menambah Utang Lain dan pembayarannya menguranginya. Pinjaman atau uang muka yang diberikan menambah Piutang Lain dan pelunasannya menguranginya.
- Nyalakan Per kontak pada Saldo Per Kategori untuk melihat rincian per kontak lewat Tampilkan rincian per kontak. Kontak pasien dan siswa digabung menjadi satu baris Kontak tersembunyi bagi staf yang tidak berizin, dan angkanya tetap dihitung.
- Kedua laporan bisa difilter per cabang.
5. Laba rugi per cabang
Bila usaha Anda punya lebih dari satu cabang, laporan ini menaruh laba rugi tiap cabang berdampingan, sehingga Anda bisa melihat cabang mana yang untung dan mana yang rugi. Menunya Laporan > Laba rugi per cabang, tersedia untuk semua paket bagi pengguna dengan izin Laporan (lihat).
- Buka Laporan, lalu klik Laba rugi per cabang.
- Isi Dari tanggal dan Sampai tanggal. Rentangnya harus berada dalam satu tahun kalender yang sama. Bila tidak, muncul pesan Rentang tanggal harus berada dalam satu tahun kalender, atau Tanggal awal tidak boleh setelah tanggal akhir.
- Pada Cabang, pilih cabang yang ingin dibandingkan. Bila dibiarkan, tertulis Semua cabang. Staf yang dibatasi cabang hanya melihat cabang yang diizinkan. Klik Terapkan.
- Pilih tampilan: Per akun (satu baris per akun, satu kolom per cabang, ditambah kolom Total) atau Bulan x cabang (satu baris per bulan). Pada tampilan Bulan x cabang, tombol di samping Tampilkan: memilih angka yang ditampilkan, misalnya Laba bersih atau Pendapatan.
- Klik Ekspor PDF atau Ekspor Excel bila perlu.
Di bagian bawah tampilan Per akun ada ringkasan Pendapatan, Harga pokok penjualan, Laba kotor, Beban, Laba operasi, Pendapatan lain, Beban lain, dan Laba bersih untuk tiap cabang. Contoh: Cabang Pusat berpendapatan Rp10.000.000 dan berbeban Rp9.000.000, sedangkan Cabang Dago berpendapatan Rp6.000.000 dan berbeban Rp4.500.000. Laba bersih tampil Rp1.000.000 di kolom Cabang Pusat, Rp1.500.000 di kolom Cabang Dago, dan Rp2.500.000 di kolom Total.
- Kolom Total sama dengan laporan Laba Rugi biasa bila semua cabang dipilih.
- Biaya yang dicatat di kantor pusat tidak dibagi ke cabang lain. Biaya itu tetap tampil di kolom cabang tempat transaksinya dicatat.
- Jurnal penutup periode tidak ikut dihitung, sama seperti Laba Rugi biasa. Bagian Keterangan di bawah laporan memuat catatan tambahan.
6. Yang perlu diketahui saat membaca
- Arus Kas hanya menghitung dokumen yang akun lawannya kas. Jurnal manual yang menyentuh kas tidak ikut. Untuk transaksi dengan PPh dipotong, yang dihitung adalah kas yang benar-benar bergerak.
- Per Kategori dan Saldo Per Kategori dihitung dari dokumen, bukan dari jurnal. Jurnal manual ke akun beban atau pendapatan tidak ikut, jadi angkanya tidak selalu sama dengan Laba Rugi.
- Laporan yayasan (format ISAK 35) dibahas di bagian Modul khusus.
| Belum tersedia | Cara manual sekarang |
|---|---|
| Formulir pajak resmi (SPT, e-Faktur, e-Bupot, 1721-A1) | Belum ada. Pakai Rekap Pajak per Masa sebagai bahan, lalu isi formulir di luar Akuntanzi. |
| Laporan anggaran dan proyeksi | Belum ada. Ekspor Laba Rugi ke Excel dan susun sendiri. |
| Neraca, Arus Kas, dan Perubahan Ekuitas per cabang | Belum ada. Laporan lain menggabungkan semua cabang, kecuali yang punya filter cabang seperti Per Kategori dan Saldo Per Kategori. |
Untuk akuntan
Untuk akuntan- Total per kelompok di Neraca, Laba Rugi, Perubahan Ekuitas, Arus Kas, dan beranda memakai sisi normal kategori akun, sehingga akun kontra mengurangi kelompoknya. Neraca Saldo dan Buku Besar tetap per posisi akun.
- Neraca memuat baris sintetis laba berjalan: laba kumulatif sejak awal yang belum dipindahkan. Setelah tutup buku, akun nominal sudah nol dan hanya laba setelah penutupan yang tampil di baris itu.
- Laba Rugi dan Perubahan Ekuitas mengecualikan jurnal penutup dari jumlah rentang, jadi periode yang melewati tanggal tutup tetap melaporkan aktivitas aslinya. Buku Besar menampilkan jurnal penutup sebagai baris biasa.
- Perubahan Ekuitas hanya dijamin cocok dengan saldo sebenarnya bila tanggal akhirnya tepat pada tanggal tutup (atau belum pernah ada tutup buku). Di antara dua penutupan, selisih sementara antara angka sintetis dan angka terposting wajar.
- Arus Kas memakai metode langsung: dokumen yang akun lawannya kas, dipisah menjadi operasi dan investasi per baris menurut jenis Resource (aset = investasi), sedangkan transaksi modal dan pelunasan atas dokumen modal masuk pendanaan. Nilainya mengikuti nilai bersih setelah PPh dipotong.
- Per Kategori dikelompokkan menurut kategori dan akun saat transaksi, sehingga kategori yang kemudian dipindah akunnya muncul sebagai beberapa baris. Sumbernya dokumen dan entri jadwal pengakuan yang sudah terposting, bukan jurnal.
- Saldo Per Kategori memakai arah menurut kelompok kategori (Utang Lain bersaldo kredit, Piutang Lain bersaldo debit) dan tidak mencakup piutang atau utang usaha.
Langkah berikutnya
Setelah angka periode ini sesuai, lanjut ke bagian Tutup buku untuk mengunci periodenya.