Tutup buku
Tutup buku mengunci semua catatan sampai tanggal yang Anda pilih supaya angka periode itu tidak berubah lagi. Sistem juga membuat jurnal penutup dan memposting penyusutan aset. Halaman ini menjelaskan caranya dan akibatnya.
1. Menutup periode
- Buka menu Periode (izin Periode & tutup buku), lalu klik Tutup Periode.
- Isi Tanggal Tutup, yaitu tanggal terakhir yang ingin dikunci, misalnya 31 Januari. Tanggal tidak boleh di masa depan menurut zona waktu cabang. Keterangan boleh dikosongkan.
- Simpan. Formulirnya mengingatkan bahwa semua jurnal dan dokumen sampai tanggal itu akan terkunci.
Berlaku untuk seluruh perusahaan
Penutupan mengunci semua cabang sekaligus, bukan hanya cabang yang sedang aktif. Periksa dulu laporan periode itu sebelum menutup.
2. Yang terjadi saat periode ditutup
- Semua jurnal dan dokumen bertanggal sampai Tanggal Tutup terkunci: tidak bisa dibuat, diubah, atau dihapus. Ini juga berlaku bila dokumen dipindah dari atau ke tanggal di periode itu.
- Sistem membuat jurnal penutup otomatis untuk tiap cabang yang punya aktivitas: akun pendapatan, harga pokok, dan beban dinolkan, dan selisihnya (laba atau rugi) dipindah ke akun Laba Ditahan.
- Penyusutan aset yang sudah waktunya diposting otomatis ke beban penyusutan dan akumulasi penyusutan.
- Saldo tiap akun dicatat sebagai titik cek supaya laporan tetap cepat dimuat.
Contoh: pendapatan periode itu Rp1.000.000 dan beban Rp700.000. Jurnal penutupnya memindahkan laba Rp300.000 ke Laba Ditahan.
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Pendapatan | 1.000.000 | |
| Beban | 700.000 | |
| Laba Ditahan | 300.000 |
Laporan setelah tutup buku
Neraca dan Neraca Saldo untuk tanggal sesudah penutupan menampilkan saldo setelah penutupan, dengan akun pendapatan dan beban bernilai nol. Laba Rugi tetap menampilkan aktivitas aslinya karena jurnal penutup tidak dihitung.
3. Bila Anda perlu mengubah data periode tertutup
Transaksi dan lampiran pada periode tertutup tidak bisa diubah. Ada dua cara:
- Koreksi dengan jurnal penyesuaian pada tanggal di periode yang masih terbuka.
- Minta pemilik membuka kembali periodenya (bagian 4), mengubah datanya, lalu menutup lagi.
4. Membuka kembali periode
- Pemilik membuka menu Periode, lalu klik Buka Kembali pada penutupan yang dimaksud.
- Baca peringatan di dialog Buka Kembali Periode: semua penutupan setelahnya, bila ada, ikut dibuka kembali.
- Konfirmasi. Jurnal penutup dan jurnal penyusutan dari penutupan itu dihapus, entri penyusutannya kembali menjadi belum diposting, dan tanggal-tanggal itu bisa diubah lagi.
- Hanya pemilik perusahaan yang boleh membuka kembali periode. Izin Periode & tutup buku saja tidak cukup.
- Pembukaan ditolak bila penutupan itu memposting penyusutan untuk aset yang kemudian dilepas, seluruhnya atau sebagian. Penyusutan itu sudah ikut dikeluarkan saat aset dilepas, jadi membatalkannya akan membuat angka akumulasi penyusutan salah.
Untuk akuntan
Untuk akuntan- Jurnal penutup dibuat per cabang yang punya mutasi akun nominal (pendapatan, harga pokok, beban, pendapatan lain, beban lain) sejak penutupan terakhir. Tiap akun nominal dinolkan menurut arah mutasi bersihnya sendiri, sehingga akun kontra pun benar. Selisihnya masuk ke satu akun Laba Ditahan perusahaan: dikredit untuk laba, didebit untuk rugi.
- Urutannya: jurnal penutup, lalu jurnal penyusutan, lalu penyimpanan saldo tiap akun. Jadi saldo yang disimpan sudah memuat dampak kedua jurnal itu.
- Tutup buku memposting penyusutan bulan berjalan secara penuh, untuk setiap periode yang tanggal mulainya sudah lewat. Karena itu, bila sebuah aset dilepas di tengah bulan setelah bulan itu ditutup, penyusutan bulan tersebut tetap penuh dan tidak dikoreksi balik.
- Membuka kembali menghapus jurnal penutup dan jurnal penyusutan milik penutupan itu dan semua penutupan yang lebih baru, lalu mengembalikan entri penyusutan ke belum diposting dan jadwal yang sempat selesai ke aktif.
- Untuk entitas nirlaba (ISAK 35), penutupan memindahkan surplus ke aset neto tanpa dan dengan pembatasan, dan melepas pembatasan menurut beban dana terikat. Rinciannya di bagian Modul khusus.
- Cabang yang sudah punya aktivitas tidak bisa dihapus, supaya penutupan tidak kehilangan aktivitas cabang itu.
Langkah berikutnya
Bagian Modul khusus menjelaskan fitur untuk klinik, sekolah, perguruan tinggi, dan yayasan.