Klinik
Halaman ini membahas modul Klinik dengan rinci, untuk klinik dan rumah sakit manusia maupun hewan: dari mendaftarkan pasien dan praktisi, mencatat kunjungan, menyerahkan obat, sampai menagih ke kasir. Nama pasien, hewan, dan angka pada contoh adalah karangan.
1. Cara kerja modul Klinik
Modul Klinik mencatat pasien, kunjungan, resep, obat yang diserahkan, laboratorium, rawat inap, vaksinasi, dan tagihan ke kasir. Semua yang bisa ditagih mengalir ke antrean kasir, dan obat yang diserahkan langsung mengurangi stok. Ringkasan singkat ada di bagian Modul khusus.
| Paket | Isinya |
|---|---|
| Klinik Umum | Untuk pasien manusia. |
| Klinik Hewan | Untuk pasien hewan. Satu perusahaan boleh punya salah satu atau keduanya (paket gabungan). |
| Tingkat Bisnis | Rawat jalan: pasien, praktisi, kunjungan (antrean, catatan SOAP, tanda vital, diagnosis, tindakan, resep), serah obat, retur obat, dan tagihan ke kasir. |
| Tingkat Eksekutif | Semua isi Bisnis, ditambah laboratorium, rawat inap, vaksinasi, odontogram gigi, kehamilan, dan KPI Klinik di halaman Analisa Keuangan. |
- Menu ada di grup Klinik: Pasien, Praktisi, Log Akses, Kunjungan, Jatuh Tempo Vaksin, Order Lab, Katalog Lab, Bangsal & Bed, Rawat Inap, dan Admisi.
- Izin staf: Rekam medis β lihat (hanya membaca) dan Rekam medis β kelola (membaca dan menulis). Kasir memakai izin Tagihan & pembayaran kasir. Pemilik selalu punya semuanya.
- Staf akuntansi tanpa izin rekam medis tidak melihat data pasien. Kontak pasien juga tidak tampil di daftar Kontak.
- Hampir semua alur klinik butuh cabang aktif, karena kunjungan terikat cabang. Staf yang dibatasi cabang hanya melihat cabangnya.
2. Pasien
Buka Klinik > Pasien. Daftar menampilkan pasien manusia dan hewan bersama dengan kolom No. RM, Nama, Jenis, Jenis kelamin, Umur, Telepon, dan Alergi. Gunakan filter Jenis dan kotak pencarian (No. RM, nama, NIK, pemilik, atau microchip). Hanya jenis pasien yang modulnya aktif untuk perusahaan Anda yang tampil.
Pasien manusia:
- Klik Pasien manusia baru. Isi nama, NIK, tanggal lahir, jenis kelamin (wajib), golongan darah, kontak (email, telepon, alamat), dan kontak darurat.
- Simpan. No. RM dibuat otomatis (contoh MRN-000001) dan tidak bisa diubah. Pasien otomatis tercatat juga sebagai kontak berperan Pasien dan Pelanggan. Pasien tidak dibuat dengan menandai kontak biasa.
- Di detail pasien tersedia Identitas, Kontak, Alergi, Riwayat kunjungan, tombol Ubah data, dan tautan Riwayat akses pasien ini.
Alergi ditampilkan sebagai spanduk Alergi pasien. Klik Tambah alergi, lalu isi Alergen (contoh Penisilin), Reaksi, dan Tingkat keparahan (Ringan, Sedang, atau Berat; boleh dikosongkan). Alergi bisa diubah dan dihapus.
Pasien hewan (khusus paket Klinik Hewan):
- Klik Pasien hewan baru. Isi Nama hewan, Jenis hewan (Anjing, Kucing, Kelinci, Burung, Reptil, Ternak, atau Lainnya), Ras, Jenis kelamin (Jantan, Betina, atau Tidak diketahui), dan Status steril.
- Tanggal lahir boleh kosong. Bila hanya perkiraan, aktifkan Tanggal lahir perkiraan. Isi Warna dan Microchip bila ada.
- Tentukan pemilik: pilih Kontak yang sudah ada (harus berperan Pelanggan), atau pilih Pemilik baru lalu isi nama, telepon, email, dan alamat. Contoh: kucing Mochi milik Pak Dimas Prasetyo. Satu pemilik boleh punya banyak hewan.
- Simpan. Pemilik hewan adalah kontak Pelanggan biasa, jadi tidak disembunyikan seperti pasien manusia.
- Nomor microchip harus unik di satu perusahaan (huruf besar dan kecil dianggap sama). Hewan yang sudah dihapus tidak lagi menahan nomornya.
- Ganti pemilik: klik Ganti pemilik di detail pasien, pilih pemilik baru, dan isi catatan bila perlu. Tagihan yang sudah dibuat tidak berubah, tagihan berikutnya memakai pemilik baru. Pemilik yang sama dengan sekarang ditolak. Riwayat kepemilikan menampilkan Waktu, Pemilik sebelumnya, Pemilik baru, Catatan, dan Dicatat oleh, termasuk Pendaftaran awal.
- Kontak yang punya pasien dengan kunjungan tidak bisa dihapus, karena data klinis wajib disimpan. Pasien tanpa kunjungan ikut terhapus bila kontaknya dihapus.
- Jenis pasien dan No. RM tidak bisa diubah setelah dibuat.
3. Praktisi dan peran klinis
Praktisi adalah tenaga klinis klinik. Buka Klinik > Praktisi. Hanya pemilik yang boleh mendaftarkan, mengubah, dan menonaktifkan praktisi. Staf klinik cukup melihat daftarnya.
- Klik Praktisi baru. Pilih Pengguna dari pemilik atau staf aktif (yang sudah terdaftar ditandai sudah terdaftar). Pengguna tidak bisa diganti setelah dibuat.
- Pilih Peran klinis: Dokter, Perawat, Bidan, Apoteker, Analis laboratorium, Dokter hewan, Paramedis veteriner, atau Lainnya.
- Isi No. STR, No. SIP, dan Berlaku SIP sampai bila ada. Daftar menandai SIP yang Segera berakhir atau Kedaluwarsa.
- Simpan. Praktisi bisa dinonaktifkan dan diaktifkan lagi; riwayat kunjungannya tetap ada. Praktisi nonaktif tidak bisa dipilih sebagai DPJP kunjungan baru.
Siapa boleh melakukan apa bergantung pada peran praktisi milik akun yang sedang dipakai (bukan peran DPJP kunjungan), dan pada jenis pasien. Pemilik yang belum terdaftar sebagai praktisi tidak bisa melakukan tindakan klinis berikut.
Menulis diagnosis, resep, asesmen dan rencana, menyelesaikan kunjungan, memesan lab, catatan harian rawat inap
- Pasien manusia
- Dokter atau Bidan
- Pasien hewan
- Dokter hewan
DPJP kunjungan
- Pasien manusia
- Peran selain dokter hewan dan paramedis veteriner
- Pasien hewan
- Harus Dokter hewan
Mencatat hasil lab
- Pasien manusia
- Analis laboratorium
- Pasien hewan
- Analis laboratorium
Verifikasi hasil lab
- Pasien manusia
- Dokter (bidan tidak)
- Pasien hewan
- Dokter hewan
Memberi vaksin atau imunisasi
- Pasien manusia
- Dokter, Bidan, Perawat
- Pasien hewan
- Dokter hewan, Paramedis veteriner
Mencatat odontogram
- Pasien manusia
- Dokter atau Perawat
- Pasien hewan
- Tidak berlaku
Mencatat kehamilan dan ANC/PNC
- Pasien manusia
- Dokter atau Bidan (pasien perempuan)
- Pasien hewan
- Tidak berlaku
- Mengisi Subjektif dan Objektif, tanda vital, tindakan, dan tanda vital rawat inap boleh oleh perawat atau paramedis, tanpa syarat peran dokter.
- Peran silang ditolak: dokter manusia tidak bisa menulis untuk pasien hewan, dan dokter hewan tidak untuk pasien manusia.
4. Poli dan spesialis
Untuk klinik manusia, pemilik mengatur poli (spesialis) yang dipakai klinik dan spesialis tiap dokter. Daftar spesialis yang bisa dipilih disediakan Akuntanzi, misalnya Umum, Gigi, dan Kandungan; klinik hanya memilih dari daftar itu.
- Buka Klinik > Praktisi, klik Spesialis klinik, centang spesialis yang tersedia di klinik Anda, lalu simpan.
- Pada baris praktisi, klik Ubah spesialis, pilih dari spesialis yang dipakai klinik, lalu simpan. Pilih Kosongkan spesialis untuk melepasnya.
- Spesialis hanya untuk tenaga klinis klinik manusia. Praktisi berperan dokter hewan atau paramedis veteriner tidak punya spesialis.
- Spesialis yang sudah dinonaktifkan tidak bisa dipilih baru. Spesialis yang masih dipakai praktisi aktif tidak bisa dilepas dari daftar klinik.
- Kunjungan otomatis membawa poli dari spesialis DPJP saat kunjungan dibuat. Daftar kunjungan punya kolom dan filter Poli, dan kunjungan tanpa poli tampil sebagai Tanpa poli. Mengubah spesialis dokter kemudian tidak mengubah kunjungan lama.
- Odontogram gigi hanya muncul di kunjungan poli Gigi, dan catatan kehamilan (ANC/PNC) hanya di kunjungan poli Kandungan.
5. Kunjungan
Buka Klinik > Kunjungan. Tab Antrean hari ini menampilkan antrean cabang aktif menurut nomor antrean, dan tab Semua kunjungan menampilkan seluruhnya dengan filter pasien, status, jenis, tanggal, DPJP, poli, dan pencarian.
- Klik Kunjungan baru. Pilih pasien, lalu DPJP (dokter penanggung jawab; daftarnya menyesuaikan jenis pasien), Jenis kunjungan (Rawat jalan, Gawat darurat, atau Rawat inap), dan bila perlu Jasa konsultasi yang akan ikut ditagih. Klik Daftarkan.
- Kunjungan mendapat No. antrean per cabang per hari, mulai dari 1 setiap hari menurut zona waktu cabang. Statusnya Dalam antrean.
- Klik Mulai saat pasien dilayani (status Sedang dilayani). Isi tab-tab kunjungan sesuai kebutuhan.
- Klik Selesai bila pelayanan klinis selesai. Hanya dokter atau bidan (pasien manusia), atau dokter hewan (pasien hewan), yang bisa menyelesaikan.
| Tab di detail kunjungan | Isinya |
|---|---|
| SOAP & Tanda vital | Subjektif (keluhan), Objektif (pemeriksaan), Asesmen, Rencana (maksimal 10.000 karakter per kolom), serta tanda vital: tekanan sistolik dan diastolik, nadi, laju napas, suhu, SpO2, berat badan, tinggi badan. Untuk hewan ditambah Waktu isi kapiler dan Skor kondisi tubuh (1 sampai 9). Asesmen dan Rencana hanya diisi dokter, bidan, atau dokter hewan; perawat boleh mengisi sisanya. |
| Diagnosis | Pasien manusia wajib memilih kode ICD-10 dengan jenis Utama atau Sekunder. Pasien hewan memakai teks bebas (Diagnosis (teks bebas)) dan tidak memakai kode. |
| Tindakan | Manusia memakai kode ICD-9-CM, hewan teks bebas. Tindakan boleh dikaitkan ke Jasa untuk tagihan dan Jumlah supaya ikut ditagih. Nomor gigi (FDI) hanya di kunjungan poli Gigi. |
| Resep | Obat, Jumlah, Dosis, Signa, Rute, Lama (hari), dan Instruksi. Meresepkan tidak mengurangi stok. |
| Obat | Menyerahkan obat dan retur obat (bagian 6). |
| Vaksinasi, Lab, Odontogram, ANC/PNC | Fitur Eksekutif (bagian 8 sampai 12). Tab Odontogram dan ANC/PNC hanya muncul di poli yang terkait. |
| Lampiran | Foto atau PDF hasil pemeriksaan dan persetujuan tindakan (informed consent). Jenisnya Umum, Persetujuan tindakan, atau Hasil lab; berkas JPG, PNG, WebP, atau PDF maksimal 10 MB. |
| Tagihan | Membuat tagihan ke kasir (bagian 7). |
| Addendum | Catatan tambahan atau koreksi setelah kunjungan selesai. |
- Diagnosis, tindakan, dan resep boleh diubah atau dihapus selama kunjungan belum Selesai atau Dibatalkan. Resep yang sudah ada penyerahan obatnya tidak bisa dihapus dan obat serta jumlahnya terkunci. Tindakan yang sudah ditagih tidak bisa dihapus sebelum tagihan kasirnya dibatalkan.
- Setelah Selesai, muncul spanduk Kunjungan selesai β isi klinis terkunci. SOAP, tanda vital, diagnosis, tindakan, dan resep tidak bisa diubah lagi. Koreksi ditulis di tab Addendum (maksimal 2.000 karakter). Addendum tidak bisa diubah atau dihapus, dan penulis serta waktunya tercatat.
- Yang tetap bisa dilakukan setelah Selesai: menyerahkan obat, menagih ke kasir, menambah lampiran, mencatat vaksinasi, memesan lab, dan menulis addendum. Semuanya ditolak bila kunjungan Dibatalkan.
- Batal hanya bisa bila kunjungan belum punya isi klinis apa pun (diagnosis, tindakan, resep, obat, atau vaksinasi). Bila sudah ada isi, selesaikan saja.
6. Serah obat dan retur obat
Stok berkurang pada saat obat diserahkan, bukan saat dibayar. Buka tab Obat di kunjungan. Pilih obat (katalog klinik hanya memuat item berjenis Persediaan atau Jasa; item Perlengkapan ditolak, ubah jenis Resource-nya ke Persediaan), isi Jumlah, dan klik Serahkan obat. Bila obat melayani baris resep, tekan Serahkan pada baris resep itu.
- Batch dipilih otomatis: yang kedaluwarsa terdekat lebih dulu. Batch yang sudah kedaluwarsa tidak pernah dipakai (pada tanggal kedaluwarsanya masih boleh). Bila stok layak pakai kurang, muncul pesan Stok layak pakai tidak cukup, lengkap dengan jumlah batch kedaluwarsa yang tidak dipakai. Anda juga bisa memilih batch sendiri; batch kedaluwarsa ditolak.
- Bila diserahkan untuk baris resep, obatnya harus sama dan total penyerahan tidak boleh melebihi jumlah resep (pesan Jumlah melebihi sisa resep). Status resep berubah otomatis: Tanpa resep, Diresepkan, Diserahkan sebagian, Sudah diserahkan.
- Riwayat penyerahan menampilkan batch yang dipakai, penyerah, dan waktunya.
- Dokumen yang tercipta dari penyerahan obat terkunci dan tidak bisa diubah atau dihapus langsung. Koreksinya lewat retur obat.
Retur obat dipakai bila obat salah diserahkan atau dikembalikan pasien. Klik Retur pada penyerahan, isi Jumlah diretur (tidak boleh lebih dari jumlah bersih), pilih Alasan (Salah input, Dikembalikan pasien, atau Lainnya), isi Catatan (wajib), lalu klik Simpan retur.
- Salah input selalu dikembalikan ke stok. Untuk alasan lain, centang Masih tersegel, masukkan ke stok bila obat masih layak dijual; bila tidak dicentang, stok tidak bertambah.
- Obat belum ditagih, atau tagihannya dibatalkan: retur hanya menyesuaikan stok.
- Tagihan belum dibayar: retur ditolak. Batalkan dulu tagihan kasirnya.
- Tagihan sudah lunas: uang ikut dikembalikan. Metode pengembalian boleh dikosongkan (memakai metode bayar asal). Bila tagihan dibayar dengan beberapa metode, metode pengembalian wajib dipilih.
- Tagihan baru dibayar sebagian: retur ditolak. Lunasi tagihan dulu.
- Retur tidak bisa diubah atau dihapus. Obat dari vaksinasi tidak diretur di sini, dan retur tidak bisa lintas kunjungan.
7. Tagihan dan pembayaran di kasir
Di tab Tagihan, klik Buat tagihan. Tagihan berisi semua baris yang belum ditagih: jasa konsultasi, tindakan ber-item, obat yang sudah diserahkan (jumlah bersih setelah retur), pemeriksaan lab, dan malam kamar rawat inap. Tab itu menampilkan berapa baris yang belum ditagih. Bila tidak ada baris baru, tidak ada tagihan yang dibuat. Dua klik serentak tidak membuat tagihan ganda.
- Tagihan masuk ke Transaksi > Penjualan > tab Tagihan belum dibayar. Klik Buka tagihan di kasir untuk langsung ke sana. Tagihan milik cabang yang membuatnya, jadi membayar dari cabang lain ditolak.
- Harga baris diambil dari harga jual item. Item tanpa harga tetap masuk dengan harga 0, tetapi tagihan tidak bisa dibayar sampai kasir mengisi harganya. Tidak ada baris gratis.
- Tagihan yang dibatalkan membuat barisnya bisa ditagih ulang dari kunjungan.
- Kasir butuh izin Tagihan & pembayaran kasir.
Membayar:
- Di tab Tagihan belum dibayar, buka tagihan lalu klik Bayar.
- Pilih Satu metode, atau pilih Bagi / bayar sebagian (DP) untuk membagi ke beberapa metode atau membayar sebagian. Total pembayaran boleh kurang dari tagihan (sisanya menjadi piutang) tetapi tidak boleh lebih, dan satu metode hanya sekali.
- Atur PPN dan diskon bila perlu, lalu klik Bayar sekarang. Bila dibayar sebagian, muncul pesan Pembayaran sebagian dicatat beserta sisa piutang.
- Untuk cicilan berikutnya, buka detail tagihan, klik Tambah pembayaran, isi jumlah, lalu Simpan pembayaran. Ulangi sampai lunas.
- Diskon, PPN, dan harga terkunci sejak pembayaran pertama.
- Tagihan yang sudah dibayar sebagian tidak bisa dibatalkan. Koreksinya lewat retur.
- PPN mengikuti kode pajak: bawaan item, atau bawaan perusahaan. Akun pendapatan diambil dari katalog item; bila kosong dipakai Akun Pendapatan Default perusahaan, dan bila itu juga kosong pembayaran ditolak dengan pesan akun pendapatan belum diatur.
- Struk tersedia lewat Cetak struk (58 mm, 80 mm, atau A4; tampilan diatur per cabang oleh pemilik) dan Cetak bukti untuk tiap pembayaran cicilan. Struk memuat nama pasien (untuk hewan: nama hewan dan pemilik), baris, total, pembayaran, dan kasir, tanpa diagnosis atau data medis. Cetak ulang bertanda SALINAN. Membuka struk tagihan klinik tercatat di Log Akses.
- Penagih kunjungan hewan adalah pemilik hewan. Penagih kunjungan manusia adalah kontak pasien.
8. Laboratorium (Eksekutif)
Katalog tes disiapkan lebih dulu di Klinik > Katalog Lab, lalu dipakai untuk membuat order dari kunjungan.
- Klik Tambah tes: isi Kode, Nama, Jenis spesimen, dan Item penagihan (opsional; tanpa item tes tidak ditagih).
- Buka detail tes, lalu Tambah parameter: Nama parameter, Satuan, Urutan, Rujukan bawah dan atas (manusia), batas Kritis bawah dan atas, serta Catatan rujukan. Tes tanpa parameter tidak bisa diisi hasilnya.
- Untuk pasien hewan, isi Rentang per spesies hewan dengan Tambah spesies. Pasien hewan hanya memakai rentang spesiesnya; bila tidak ada, hasil tidak diberi penanda. Rentang manusia tidak pernah dipakai untuk hewan.
Alur order dari kunjungan:
- Di tab Lab, klik Order lab baru, pilih Pemeriksaan, lalu Buat order. Pemesan: dokter atau bidan (manusia) atau dokter hewan. Order tetap bisa dibuat setelah kunjungan selesai.
- Klik Ambil spesimen setelah sampel diambil (status Spesimen diambil).
- Analis laboratorium klik Catat hasil dan Simpan hasil. Hasil bisa diubah lewat Ubah hasil sampai diverifikasi (status Hasil tercatat).
- Dokter atau dokter hewan klik Verifikasi. Seluruh hasil dalam order dikunci sekaligus (status Terverifikasi). Koreksi sesudahnya lewat addendum kunjungan.
- Penanda hasil: Rendah, Normal, Tinggi, atau Kritis, dihitung dari rujukan. Tepat di batas dianggap Normal, tanpa rujukan tidak ada penanda, Kritis hanya muncul bila batas kritis diisi, dan hasil berupa teks (misalnya Negatif) tanpa penanda.
- Batalkan order hanya bisa sebelum ada hasil dan bila tagihannya tidak aktif. Tagihan belum dibayar harus dibatalkan dulu, tagihan yang sudah dibayar butuh pengembalian dana manual, dan tagihan yang baru dibayar sebagian ditolak.
- Menu Order Lab menampilkan semua order lintas pasien dengan filter status, tanggal, dan pencarian.
- Tiap tes yang punya item penagihan ikut tagihan kunjungan, satu unit per tes.
9. Rawat inap (Eksekutif)
Siapkan ruang dan bed lebih dulu di Klinik > Bangsal & Bed. Klik Tambah ruang (Nama ruang, Kelas), lalu klik nama ruang untuk menambah bed: Kode bed (unik per ruang), Tarif kamar (per malam) yang berupa item jasa berharga jual, dan status Tersedia, Terisi, atau Perawatan. Ruang yang masih punya bed, dan bed yang pernah dipakai rawat inap, tidak bisa dihapus. Cabang yang punya ruang tidak bisa dihapus.
Menerima pasien:
- Daftarkan kunjungan dengan Jenis Rawat inap (butuh paket Eksekutif aktif).
- Buka Klinik > Admisi. Pada bagian Menunggu admisi klik Admisikan, lalu pilih bed. Bed yang sedang Perawatan atau terisi tidak bisa dipilih. Satu kunjungan hanya punya satu admisi.
- Papan Klinik > Rawat Inap menampilkan keterisian bed cabang aktif. Klik penghuni untuk membuka admisinya.
Di detail admisi tersedia:
- Riwayat bed (Dari, Sampai) dan tombol Pindah bed. Bed lama otomatis bebas dan bed baru terisi.
- Catatan harian: catatan SOAP per praktisi, hanya oleh dokter atau bidan (manusia) atau dokter hewan.
- Tanda vital berulang, yang boleh dicatat siapa pun di tim klinis.
- Pulangkan: isi Jenis pulang (Pulang, Dirujuk, Pulang paksa, atau Meninggal) dan ringkasan pulang (ringkasan diagnosis, ringkasan tindakan, kondisi saat pulang, instruksi kontrol). Satu langkah ini membebaskan bed dan menyelesaikan kunjungan, yang lalu terkunci. Hanya dokter atau bidan (atau dokter hewan) yang bisa menyelesaikan kunjungan.
- Pemberian obat dan lab selama dirawat memakai tab kunjungan biasa. Tombol Buka kunjungan membawa Anda ke sana.
10. Vaksinasi dan imunisasi (Eksekutif)
- Di kunjungan, buka tab Vaksinasi dan isi Catat vaksinasi: Vaksin, Dosis ke-, Tanggal pemberian (kosong berarti hari ini menurut cabang; tidak boleh di masa depan), Jadwal berikutnya (tidak boleh sebelum tanggal pemberian), Lokasi suntik, Rute, dan Catatan.
- Bila vaksin diambil dari persediaan klinik, centang Ambil dari stok klinik. Stok vaksin turun, biayanya tercatat, dan barisnya otomatis masuk tagihan ke kasir lewat jalur serah obat. Batch kedaluwarsa tidak dipakai, dan nomor batch dicatat otomatis dari batch yang dipakai (tidak diketik).
- Bila vaksin dibawa pasien atau pemilik hewan, jangan centang. Tidak ada stok atau tagihan, dan Nomor batch boleh diisi manual.
- Klik Catat vaksinasi. Penyuntik adalah praktisi milik akun yang sedang dipakai.
- Vaksinasi tetap bisa dicatat setelah kunjungan selesai, dan tidak termasuk isi klinis yang terkunci.
- Riwayat vaksinasi per pasien ada di detail pasien. Menu Jatuh Tempo Vaksin menampilkan jadwal berikutnya dalam rentang yang dipilih (Hari ini sampai 365 hari ke depan), termasuk yang sudah lewat, dengan keterangan Terlewat n hari, Jatuh tempo hari ini, atau n hari lagi. Jadwal yang sudah ditindaklanjuti dosis berikutnya tidak tampil. Nama pasien (untuk hewan: nama hewan dan pemilik) ditampilkan.
- Vaksinasi tidak bisa diubah atau dihapus. Koreksi lewat addendum kunjungan. Kunjungan yang sudah punya vaksinasi tidak bisa dibatalkan.
11. Odontogram gigi (Eksekutif)
Tab Odontogram hanya muncul di kunjungan poli Gigi untuk pasien manusia. Tampilannya memuat gigi dewasa dan gigi anak (penomoran FDI).
- Klik sebuah gigi, pilih Kondisi (Sehat, Karies, Tambalan, Hilang, Mahkota, Jembatan, Sisa akar, Impaksi, Gigi tiruan, Perawatan saluran akar, Fraktur, atau Belum erupsi), dan isi Catatan bila perlu (bahan tambalan ditulis di sini).
- Klik Tambahkan ke daftar. Ulangi untuk gigi lain; satu gigi hanya sekali per penyimpanan.
- Klik Simpan n perubahan. Perubahan yang belum disimpan bisa dibuang dengan Buang semua.
- Pencatat: dokter atau perawat, pada kunjungan poli Gigi yang belum Selesai atau Dibatalkan.
- Catatan hanya bertambah. Kondisi terkini sebuah gigi adalah catatan terbaru, dan Riwayat pencatatan menampilkan waktu, pencatat, dan kunjungannya.
- Tindakan yang memakai nomor gigi hanya bisa dicatat di kunjungan poli Gigi.
12. Kehamilan dan kunjungan ANC/PNC (Eksekutif)
Hanya untuk pasien manusia berjenis kelamin perempuan. Kartu Kehamilan ada di detail pasien, dan tab ANC/PNC muncul di kunjungan poli Kandungan.
- Di detail pasien, klik Tambah kehamilan. Isi HPHT (hari pertama haid terakhir; tidak boleh di masa depan) serta Gravida (G), Para (P), dan Abortus (A). Gravida minimal 1 dan para ditambah abortus paling banyak gravida dikurangi 1. Tampilannya misalnya G2 P1 A0.
- HPL (hari perkiraan lahir) dihitung otomatis dari HPHT ditambah 280 hari, dan usia kehamilan saat ini ditampilkan. Satu pasien hanya punya satu kehamilan yang berjalan.
- Di kunjungan poli Kandungan, buka tab ANC/PNC. Untuk kehamilan berjalan, catat kunjungan ANC: tinggi fundus, DJJ (denyut jantung janin), presentasi janin, edema, hemoglobin, dan keluhan. Usia kehamilan dihitung dari tanggal antrean kunjungan.
- Setelah kehamilan berakhir, klik Akhiri, isi tanggal berakhir dan Hasil kehamilan (Lahir hidup, Keguguran, Lahir mati, atau Lainnya). Kunjungan nifas (PNC) dicatat dalam 42 hari sesudahnya: lokia, involusi uterus, dan laktasi.
- Kehamilan boleh diubah selama berjalan. HPHT hanya bisa diubah selama belum ada kunjungan ANC atau PNC.
- Tanggal berakhir tidak boleh sebelum HPHT atau di masa depan, dan tidak boleh ada kunjungan ANC sesudahnya.
- Isian janin hanya untuk ANC, isian nifas hanya untuk PNC. Satu catatan per kunjungan, dan kunjungannya harus belum Selesai.
- Pencatat: dokter atau bidan.
13. Log akses rekam medis
Klinik > Log Akses (hanya pemilik) menunjukkan siapa membuka atau mengubah rekam medis pasien mana dan kapan, dengan kolom Pengguna, Aksi (Lihat, Buat, Ubah, atau Cetak), Waktu, Pasien, dan Kunjungan. Filter menurut pasien, pengguna, aksi, dan tanggal. Dari detail pasien, tautan Riwayat akses pasien ini langsung menyaring satu pasien.
- Tercatat: setiap pembukaan detail pasien, kunjungan, lampiran, dan struk tagihan klinik, serta setiap penulisan data klinis.
- Tidak tercatat: daftar lintas pasien dan angka agregat, termasuk KPI Klinik.
14. KPI Klinik di Analisa Keuangan (Eksekutif)
Di menu Analisa Keuangan, tab KPI Klinik menampilkan kunjungan, pendapatan, obat, dan okupansi bed. Syaratnya izin Analisa keuangan (lihat) dan modul klinik yang aktif. Pilih rentang tanggal (paling lama 366 hari) dan cabang. Angkanya agregat, tanpa identitas pasien.
- Untuk tiap jenis pasien (manusia atau hewan): total kunjungan per jenis dan per hari, serta pendapatan dan pendapatan per kunjungan.
- Pendapatan dihitung dari tagihan yang lunas maupun yang baru dibayar sebagian, tanpa PPN. Tanggalnya adalah tanggal pembayaran pertama. Tersedia rincian per DPJP dan per poli.
- 10 obat terlaris menampilkan jumlah diserahkan, diretur, bersih, pendapatan, harga pokok, dan margin.
- Okupansi bed menghitung malam terisi terhadap malam tersedia. Kapasitasnya adalah bed aktif saat ini dikali jumlah hari, jadi riwayat penambahan bed tidak ikut.
- Catatan perhitungan ditampilkan di halaman itu.
Untuk akuntan
Untuk akuntanKunjungan, resep, dan catatan klinis tidak memposting jurnal. Jurnal muncul dari serah obat, pembayaran tagihan, retur obat, dan tagihan kamar. Angka pada contoh adalah karangan.
| Peristiwa | Jurnal |
|---|---|
| Serah obat (10 tablet, biaya batch Rp500 per tablet) | Dr HPP 5.000 / Cr Persediaan 5.000, sebesar biaya batch yang dipakai. Dokumennya terkunci. |
| Tagihan dibayar lunas dengan satu metode | Dr Kas atau akun metode bayar / Cr Pendapatan (dan PPN Keluaran bila ada). Baris obat tidak punya kaki HPP lagi karena sudah dicatat saat penyerahan. |
| Tagihan Rp100.000, diskon Rp10.000, PPN 11% atas netto (jadi Rp99.900), dibayar sebagian | Pembayaran pertama: Dr Piutang 99.900, Dr Potongan Penjualan 10.000 / Cr Pendapatan 100.000, Cr PPN Keluaran 9.900. DP Rp40.000: Dr Kas 40.000 / Cr Piutang 40.000 (sisa 59.900). Pelunasan akhir Rp39.900: Dr Kas 39.900 / Cr Piutang 39.900. |
| Retur obat 4 dari 10 tablet, kembali ke stok, tagihan sudah lunas tunai (harga jual Rp2.000) | Stok: Dr Persediaan 2.000 / Cr HPP 2.000. Uang: Dr Pendapatan 8.000 / Cr Kas 8.000. Bila tidak kembali ke stok, hanya pasangan uang yang dibuat dan HPP tetap 5.000. |
- Dokumen yang dibuat otomatis oleh klinik (serah obat, retur obat) terkunci dari pengubahan dan penghapusan langsung. Koreksinya lewat retur obat.
- Akun pendapatan baris tagihan diambil dari katalog item, lalu akun pendapatan default perusahaan. Retur memakai nilai bersih per unit baris penjualan asal (setelah diskon baris), dengan pajak mengikuti baris asal; sisa pembulatan jatuh ke retur yang menghabiskan jumlah baris.
- Tagihan dengan pembayaran lebih dari satu metode atau yang dibayar sebagian memakai akun Piutang usaha (akun terkunci) sebagai lawan penjualan, lalu tiap pembayaran menjadi kas masuk yang melunasinya.
- Biaya kamar rawat inap ditagih sebagai penjualan jasa dengan tarif bed per malam. Vaksin dari stok mengikuti jurnal serah obat.
- Tanggal "hari ini" pada dokumen otomatis (penyerahan, tagihan, pembayaran) mengikuti zona waktu cabang tempat dokumen diposting.
- Perusahaan yang sudah punya kunjungan tidak bisa dihapus, dan kontak pasien yang punya kunjungan tidak bisa dihapus, demi retensi rekam medis 25 tahun.
Belum tersedia
- Cetak langsung ke printer termal (struk memakai cetak peramban).
- Pengingat otomatis jadwal vaksin atau kontrol kepada pemilik atau pasien.
- Pencatatan jadwal pemberian obat, gizi, dan jadwal operasi.
- Persalinan, bayi baru lahir, partograf, keluarga berencana terstruktur, dan ginekologi di luar kehamilan.
- PPh 23 di kasir.
- Ubah atau hapus vaksinasi dan catatan odontogram (hanya menambah catatan baru atau menulis addendum).
- Penagihan malam kamar otomatis terjadwal (selalu lewat tombol Buat tagihan).
- Integrasi ke layanan nasional seperti Satu Sehat, BPJS, atau INA-CBG.